Mbak Intan baru benar-benar berani bercerita setelah semuanya terasa terlalu pahit untuk dipendam sendirian. Kejadiannya bermula jauh sebelum teror itu menampakkan wajahnya—tahun 2014, saat ia masih 19 tahun dan memutuskan merantau ke Jakarta bersama temannya demi mencari kerja. Ia jadi SPG freelance, pindah-pindah event, hidup pas-pasan tapi setidaknya ada penghasilan untuk bertahan. Dua tahun kemudian,…
TUJUH NYAWA, KERANDA TERBANG, DAN LAMPOR DI PETERNAKAN AYAM: PENGAKUAN TEH UPI YANG MENGGUNCANG SATU DESA
Teh Upi masih ingat betul, tahun 2022 itu seharusnya jadi masa biasa—kuliah, pulang-pergi, lalu sesekali main ke rumah saudara saat ada waktu. Tapi semua berubah ketika ia pulang kuliah menjelang siang dan mendapati ponsel ibunya berdering terus-menerus. Yang menelpon bukan orang jauh: neneknya sendiri, suaranya pecah, menangis, dan menyampaikan kabar yang membuat tubuh Teh Upi…
15 TAHUN DIPENDAM: MAS AKMAL MEMBUKA RAHASIA PESUGIHAN “SILUMAN BABI” GUNUNG KAWI YANG HAMPIR MENUKAR NYAWA ORANG TUA
Mas Akmal menyimpan kisah ini sejak 2011. Bukan karena bangga—justru karena malu, takut, dan sadar betul bahwa apa yang pernah ia jalani adalah jalan yang salah. Baru setelah belasan tahun, ia berani membongkar semuanya, itu pun dengan satu tujuan: biar orang lain tidak ikut terseret. Waktu itu, Mas Akmal punya sahabat dekat sejak kecil bernama…
KARAOKE INI LARISNYA BUKAN MAIN… TAPI ADA HARGA YANG HARUS DIBAYAR: KISAH MBAK AIS, LC YANG HAMPIR JADI TUMBAL PESUGIHAN GUNUNG KAWI
Mbak Ais berangkat ke Jawa Timur dengan satu niat sederhana: cari uang untuk anaknya. Waktu itu tahun 2019, ia single mom, hidupnya serba dituntut cepat—kalau tidak kerja, dapur tidak ngebul. Ia menemukan lowongan lewat Facebook, model kerja di kafe karaoke, dengan iming-iming bayaran besar dan biaya transport ditanggung bos. Dua hari setelah komunikasi beres, Mbak…
GELAR HAJI TAPI SUKA “NGIRIM” POCONG DAN LEAK: PERANG SANTET BUNTEL MAYIT YANG MENGHANCURKAN USAHA WEDDING ORGANIZER
Mas Budi tumbuh dari keluarga yang hidupnya lekat dengan dunia rias pengantin. Bukan karena gaya-gayaan, tapi karena dari situlah dapur mereka mengepul. Ibunya sudah puluhan tahun bekerja sebagai perias dan tangan kanan seorang pemilik wedding organizer bernama Bu Tati—teman kecil ibunya sendiri yang sejak dulu dianggap seperti saudara. Hubungan mereka bukan hubungan kerja yang sekadar…
