Mas Budi tumbuh dari keluarga yang hidupnya lekat dengan dunia rias pengantin. Bukan karena gaya-gayaan, tapi karena dari situlah dapur mereka mengepul. Ibunya sudah puluhan tahun bekerja sebagai perias dan tangan kanan seorang pemilik wedding organizer bernama Bu Tati—teman kecil ibunya sendiri yang sejak dulu dianggap seperti saudara. Hubungan mereka bukan hubungan kerja yang sekadar…
SATU TUSUK SATE GAGAK “DIBAYAR” RP15 JUTA: MUSTIKA KEBAL, KARUNG UANG, DAN TEMAN YANG HAMPIR GILA
Tahun 2000, Mas Agus baru saja lulus sekolah. Ia dan teman-temannya masih pengangguran, kumpul tiap malam di basecamp, ngopi, makan gorengan, dan muter-muter di obrolan yang sama: kerjaan susah, masa depan gelap, dan kebutuhan hidup yang makin menekan terutama bagi Asep, temannya yang sudah berkeluarga dan butuh duit cepat. Suatu malam, mereka membeli gorengan, dan…
JUAL GARAM DI TENGAH MAKAM: KETIKA RASA PENASARAN MEMBUKA JALAN GELAP
Tidak semua jalan menuju dunia gaib dibuka oleh kemiskinan. Ada kalanya pintu itu justru terbuka karena rasa penasaran yang terlalu jauh, karena keinginan untuk membuktikan sesuatu yang tidak semestinya disentuh, dan karena anggapan bahwa ritual tertentu bisa dijalani hanya sebagai permainan. Itulah yang tergambar dalam kisah Kang Daud, Bos Acong, dan seorang pria bernama Ipin…
PERJALANAN USTAZ MUHAMMAD FAIZAR: DARI MENOLONG NENEK HINGGA MEMUTUS IKATAN PESUGIHAN
Perjalanan seseorang memasuki dunia pengobatan spiritual tidak selalu dimulai dari ambisi besar atau cita-cita yang dirancang sejak kecil. Kadang jalan itu justru terbuka dari luka keluarga, dari rasa penasaran seorang anak muda, dan dari keinginan sederhana untuk menolong orang yang disayangi. Itulah yang tergambar dalam kisah Ustaz Muhammad Faizar, yang sejak usia remaja mulai mengenal…
KETIKA JANJI PADA ISTRI GAIB DILANGGAR, HARTA BERUBAH MENJADI KUTUKAN
Kisah Mas Kumbang tidak berhenti ketika ia berhasil memperoleh kekayaan lewat jalan gelap. Justru setelah harta mulai datang berlimpah, ujian yang sesungguhnya dimulai. Di titik itulah terlihat bahwa kekayaan instan yang diperoleh dari perjanjian gaib bukanlah hadiah, melainkan utang yang setiap saat bisa ditagih dengan cara yang jauh lebih mengerikan. Apa yang semula tampak seperti…
