Pada 2010, Mbak Mey mulai bekerja di sebuah perusahaan konstruksi baja berat di Jawa Barat untuk menggantikan seorang karyawan yang hendak mengundurkan diri. Sesuai latar belakang pendidikannya, Mey ditempatkan sebagai sekretaris dan banyak mengurus administrasi perusahaan sekaligus kebutuhan pekerja. Ketika itu skala usaha bosnya belum terlalu besar. Kendaraan untuk mengangkut konstruksi panjang masih harus menyewa,…
Kios Daging 7 Cabang hingga Jenazah Disebut Mirip Babi: Kesaksian Mbak Yati tentang Dugaan Pesugihan Siluman Babi
Pada 2015, Mbak Yati sedang berusaha membantu ekonomi keluarga dengan berjualan sarapan dan gorengan. Karena usaha di rumah mulai sepi setelah banyak warga ikut berjualan, ia memilih berkeliling dari kampung ke kampung. Suaminya bekerja sebagai kuli bangunan sehingga penghasilan tambahan dari Yati sangat dibutuhkan untuk biaya sekolah anak dan kebutuhan sehari-hari. Dari aktivitas berdagang itulah…
Dari Ritual Karang Hawu hingga Tumbal Bayi: Kesaksian Teh Tina tentang Dugaan Pesugihan Bayi Bajang
Kisah ini bermula pada 2017, sebelum Teh Tina menjalani pengalaman susuk Nyi Ronggeng yang pernah diceritakannya sebelumnya. Saat itu Tina baru bekerja di sebuah spa dan berkenalan dengan seorang perempuan lebih muda yang disamarkan dengan nama Ayu. Meski masih muda, Ayu sudah termasuk pekerja senior dan menjadi salah satu perempuan yang paling banyak diminati pelanggan….
Juragan Pisang Bangkrut hingga Menyembah Jin: Kesaksian Mas Doni tentang Pesugihan Kerbau Belang di Kuningan
Pada 2003, Mas Doni kembali bertemu sahabat masa kecilnya yang disamarkan dengan nama Ajat dalam sebuah acara kampung. Keduanya sudah berteman sejak kecil hingga lulus SMA, sebelum akhirnya berpisah karena memilih jalan hidup masing-masing. Doni merantau ke Jawa Timur, sedangkan Ajat mencoba peruntungan di Jakarta sebagai pedagang. Saat bertemu kembali, Doni langsung menyadari kondisi Ajat…
Dari Tambang Emas Berdarah hingga Mandau Terbang: Kesaksian Heru Gundul tentang Ritual Kalimantan dan Minyak Bintang
Sekitar 1996 hingga 1999, Heru Gundul menghabiskan sebagian hidupnya di pedalaman Kalimantan Tengah. Tujuan awalnya bukan semata-mata mencari kekayaan, melainkan melatih kemampuan bertahan hidup. Ia berangkat tanpa membawa banyak uang, membantu orang di berbagai tempat, hingga akhirnya mendapat informasi bahwa pekerjaan di tambang emas dapat memberikan penghasilan besar. Heru kemudian nekat masuk ke kawasan pertambangan…
