Pada 2016, kisah Mbak Indah bermula dari pekerjaan ayahnya yang ia panggil Abah di sebuah showroom mobil milik pengusaha bernama samaran Ko Ahong. Abah menjadi salah satu orang kepercayaan pemilik showroom dan kerap diajak melakukan berbagai urusan, mulai dari survei hingga mengambil kendaraan. Pada awalnya bisnis tersebut berkembang pesat, tetapi perlahan mengalami penurunan. Satu per…
Terjerat Utang dan Dendam, Mas Jaja Menyesal Menjalani Pesugihan Cap Darah
Pada 2009, Mas Jaja telah bekerja sebagai pedagang bakso keliling di Jakarta dengan sistem ikut kepada orang lain. Dua tahun kemudian, ia membawa istri dan anaknya tinggal bersama di Jakarta agar keluarga tidak lagi terpisah. Mereka menyewa kontrakan sederhana sekitar Rp500 ribu per bulan dan berusaha bertahan dari penghasilan jualan sehari-hari. Keadaan ekonomi keluarga semakin…
Anak Kandung Terlihat Berubah Menjadi Ayam: Kisah Kang Hendra Mencari Pesugihan hingga Nusakambangan
Pada 2019, Kang Hendra merintis usaha sebagai agen grosir telur ayam. Usaha tersebut berkembang perlahan hingga mencapai masa terbaik sekitar 2021. Penjualan terus meningkat, ia mempunyai tiga kendaraan operasional, dan bisnis yang awalnya sederhana mulai menghasilkan perputaran barang dalam jumlah besar. Memasuki 2022, keadaan berubah. Kang Hendra mengakui pengelolaan usahanya mulai bermasalah dan pada saat…
Usaha Sandal Hancur, Mas Andi Hampir Menukar Nyawa demi Pesugihan Jenglot
Pada 2005, Mas Andi mulai merintis usaha sandal yang sebelumnya telah dijalankan secara turun-temurun oleh keluarganya. Setelah membantu usaha sepupunya di Jakarta, ia kembali ke daerah asalnya di Jawa Barat dan membuka usaha sendiri dengan modal sekitar Rp3 juta. Uang tersebut digunakan untuk membeli dua alat pres serta bahan baku yang diperlukan. Usaha itu dijalankan…
Rumah Mewah, Dua CR-V, dan Tiga PCX: Kisah Pesugihan Beras Gunung Kawi di Pasar Jakarta
Pada 2023, kehidupan Mbak Muti berubah setelah rumah tangganya yang telah dikaruniai empat anak berakhir dengan perceraian. Pertengkaran dengan suaminya banyak dipicu masalah ekonomi dan ketidakjujuran. Puncaknya terjadi ketika uang sekitar Rp10 juta yang mereka simpan untuk biaya sekolah anak-anak mendadak habis tanpa penjelasan yang jelas. Setelah proses perceraian selesai, hak asuh seluruh anak diberikan…
