Pada 2021, Mas Mul baru saja menikah dan bekerja sebagai kurir paket di sebuah perusahaan ekspedisi. Ia mendapat wilayah pengantaran di satu desa sehingga hampir setiap hari bertemu dengan orang-orang yang sama. Penghasilannya saat itu bergantung pada jumlah paket yang berhasil diantar, membuat pekerjaan tersebut cukup menjanjikan ketika pesanan sedang ramai. Memasuki bulan kedua bekerja,…
Duit Rp300 Ribu Jadi Awal Petaka: Kesaksian Mbak Siti tentang Dugaan Tenung Gantung di Kontrakan
Pada 2019, Mbak Siti sudah berkeluarga dan memiliki seorang anak, sementara dirinya sedang mengandung anak kedua dengan usia kehamilan sekitar dua bulan. Suaminya yang disamarkan dengan nama Mas Yuda bekerja sebagai penjual siomay keliling, sedangkan seluruh proses produksinya dikerjakan Mbak Siti di rumah mertua. Karena dapur terasa sempit dan mereka ingin hidup lebih mandiri, pasangan…
Mami Nunung Buka-bukaan: Dari Tidur di Kuburan, Pasang Susuk hingga Menolak Tawaran Pesugihan
Nunung tumbuh sebagai anak dari keluarga sederhana dengan tujuh bersaudara. Sejak kecil, ia sudah mempunyai cita-cita besar untuk menjadi penyanyi, artis, dan orang sukses. Di depan cermin, Nunung kecil kerap berpura-pura menerima piala sambil membayangkan dirinya berdiri di hadapan banyak orang. Impian itu kemudian benar-benar terwujud ketika namanya dikenal luas sebagai komedian dan memperoleh berbagai…
Warung Tak Pernah Sepi, Suami Meregang Nyawa: Kesaksian Mbak Tini tentang Dugaan Pesugihan di Jawa Tengah
Pada 2013, Mbak Tini menjalani kehidupan rumah tangga yang penuh tekanan ekonomi bersama suami dan dua anaknya yang masih kecil. Sejak menikah, sang suami belum mempunyai pekerjaan tetap sehingga Mbak Tini harus mengambil peran mencari penghasilan dengan berjualan makanan kecil seperti risol dan donat yang dititipkan ke warung-warung. Kondisi tersebut membuat keduanya sering bertengkar karena…
14 Hari Ritual Jual Musuh di Sukabumi: Mas Iyan Hampir Menukar Anaknya demi Kekayaan
Pada 2019, Mas Iyan mengikuti acara gathering kantor ke Jawa Timur. Sejak perjalanan dimulai, perasaannya sudah tidak tenang dan pikirannya terus tertuju kepada keluarga di rumah. Ia berkali-kali menghubungi sang istri, tetapi teleponnya sulit diangkat. Ketika akhirnya tersambung, istrinya mengatakan bahwa anak pertama mereka sedang mengalami demam tinggi. Sepulang dari acara tersebut, Mas Iyan memilih…
