Mas Nasim menyimpan kisah ini sejak 2017—kisah tentang dua perempuan muda yang awalnya hanya ingin naik level karier, tapi akhirnya terseret terlalu jauh sampai nyaris kehilangan semuanya. Mereka bukan orang sembarangan: dua-duanya pernah ikut ajang putri pariwisata tingkat kabupaten. Wajah cantik, pembawaan pede, dan cepat akrab dengan orang-orang baru. Dari ajang itu, mereka sempat dikontrak…
“DI SINI JIN NYIMPEN DUITNYA…”: KESAKSIAN MAS SALEH TENTANG GUDANG UANG GHAIB UNTUK BOS FURNITUR BANGKRUT
Mas Saleh tidak pernah menyangka telepon dari Abah—seorang spiritual yang ia kenal—akan menyeretnya ke pengalaman paling ganjil dalam hidupnya. Waktu itu tahun 2025, bulan Februari. Mas Saleh baru pulang kerja dari swalayan, masih santai di teras sambil ngopi dan ngerokok, ketika Abah menelpon dan minta ia datang ke rumah besok malam. Abah tidak menjelaskan detailnya,…
DAUN SIRIH MENDADAK JADI UANG: PENGAKUAN TEH FANI TENTANG “PENARIKAN DANA GHAIB” YANG BERAKHIR TEROR DUA TAHUN
Teh Fani datang dari Bandung membawa satu kisah yang ia simpan rapat sejak 2023—kisah tentang toko sayur dan buah di komplek perumahan yang awalnya berjalan lancar, sampai tiba-tiba seperti “ditutup” oleh sesuatu yang tak kasatmata. Ia dan suaminya sama-sama berkutat di dunia sayuran; suaminya menyuplai dari petani dan pasar besar, sementara Teh Fani menjaga toko…
MINYAK JIN DITIMBUN DI DEPAN TOKO: TIGA BULAN OMZET MELEJIT, TAPI SETELAH SETAHUN SEMUA DIBAYAR DENGAN SAKIT DAN KEHILANGAN
Mbak Kiki mengalami kisah ini di tahun 2023, saat ia baru merintis usaha kuliner bareng adiknya di Jawa Barat. Setelah pandemi mereda, ia membuka rumah makan dengan menu ayam—ayam bakar, geprek, dan minuman kopi panas-dingin. Awalnya sepi, tapi setelah dibantu promosi food vlogger dan sosial media, usaha mereka mulai ramai dalam tiga sampai empat bulan….
BAKSONYA LAKU KERAS, CR-V & ALPHARD DIBELI CASH: PESUGIHAN SILUMAN ULAR GUNUNG WILIS YANG MENAGIH DARAH MENANTU
Awal 2022, Teh Titin baru saja kena PHK. Pulang lebih cepat dari kantor, ia mampir ke rumah sahabat lamanya, Ana—seorang single parent yang bertahan hidup dari warung bakso kecil di Cirebon. Ana punya tiga anak; yang sulung, Rizal, sudah berkeluarga, sedangkan anak bungsunya masih sekolah. Kehidupan Ana dulu susah sekali, tapi ia bilang usaha baksonya…
