Tahun 2017, Mbak Caca baru lulus sekolah dan enam bulan menganggur. Ia anak pendiam, tidak banyak teman, dan susah dapat info lowongan. Satu-satunya harapan datang dari kakaknya—sebut saja Aa Iki—yang sudah lebih dulu kerja di sebuah rumah makan besar di Jawa Barat. Rumah makan itu terkenal ramai. Katanya, pembelinya kalangan atas: mobil-mobil mewah datang silih…
PEJABAT & KONGLOMERAT SAMPAI “NGANTRI”: KISAH LC DIAMOND YANG PASANG PESUGIHAN GUNUNG MERAPI, UJUNGNYA RUNTUH DALAM SEKEJAP
Tahun 2013, Teh Sarah sedang ada di fase hidup yang “nggak ada rem”—tiap malam open table di pub Jakarta, sawer ke siapa saja, dan uang berputar seperti tidak punya habisnya. Dari luar orang melihatnya sebagai pelanggan VVIP yang selalu disambut, tapi di balik hingar-bingar itu, Teh Sarah menyimpan satu kenyataan: dunia malam itu bukan cuma…
GEGER WARGA KAMPUNG CURIGA: PETANI INI MENDADAK KAYA, ANAK KECIL HAMPIR JADI “PENGANTIN” PESUGIHAN SILUMAN MONYET
Tahun 2021, Mas Robi menjalani hidup yang, dari luar, terlihat biasa saja. Ia kerja sebagai sales mobil—kadang pulang sore, kadang pulang tengah malam, bahkan tak jarang baru sampai rumah menjelang subuh karena mengejar calon pembeli yang baru bisa ditemui jam-jam ganjil. Capek, iya. Tapi ada hasilnya: pelan-pelan Robi bisa punya kendaraan sendiri, bisa nyicil rumah,…
SURGA–NERAKA DUNIA MAS IWAN: UANG DATANG SETELAH “KAWIN JIN”, TAPI HIDUPNYA PELAN-PELAN DITAGIH BALIK
Mas Iwan pernah ada di titik ketika bekerja biasa terasa mustahil mengejar tumpukan utang. Setelah upaya pesugihan pertamanya di Temanggung gagal, ia tidak berani pulang ke rumah. Hari-harinya diisi numpang tidur dari teman ke teman, sambil terus mencari kabar “jalan instan” yang katanya bisa menutup semua masalah sekaligus. Dalam pelarian itulah ia bertemu Mas Anto,…
TAK ADA SUARA AZAN DI DESA X: PERJALANAN MAS RUDI MENJADI SAKSI RITUAL “NIKAH BANGSA JIN” YANG MERENGGUT INDAH
Sejak pertama kali roda mobil rental itu meninggalkan Cirebon malam-malam, Mas Rudi cuma punya satu niat: bekerja. Ini order pertamanya sebagai sopir di usaha rental milik pamannya, dan konsumennya adalah teman sekolah sendiri—Topan—yang terdengar sangat serius saat memesan. Topan bilang ingin pulang sebentar ke Brebes, ke kampung istrinya, Indah. Dua hari saja, sekalian menjenguk suasana…