Pada 2009, Teh Ane yang saat itu berusia sekitar 20 tahun tinggal bersama orang tuanya di sebuah kampung di Jawa Barat. Ibunya mempunyai warung makan yang cukup ramai dengan menu seperti nasi lengko, nasi rames, sop, serta berbagai masakan untuk karyawan di sekitar tempat tinggal mereka. Selain melayani pembeli harian, sang ibu juga sering menerima…
Bakso Tak Pernah Sepi hingga Pelanggan Tak Berkaki: Kesaksian Mas Reza tentang Dugaan Pesugihan Kantil Bos Joko
Pada 2015, Mas Reza masih menganggur dan sering menghabiskan waktu di sekitar alun-alun Tegal, Jawa Tengah. Suatu hari ia bertemu seorang teman bernama samaran Denggol yang sedang berkeliling menjual bakso. Karena sedang sangat membutuhkan pekerjaan, Reza meminta bantuan mencarikan lowongan. Denggol kemudian mengatakan bahwa tempatnya bekerja sedang membutuhkan karyawan dan persyaratannya cukup sederhana, sehingga Reza…
25 Tahun Bersama Suzzanna: Kesaksian Clift Sangra tentang Nyi Roro Kidul, Ritual Film hingga Pesugihan Gunung Kawi
Pertemuan Clift Sangra dengan Suzzanna seperti berawal dari sebuah ucapan iseng ketika ia masih duduk di kelas 3 SMP. Saat itu ibunya mengajak Clift menonton film Sundel Bolong di sebuah bioskop di Bandung. Begitu melihat Suzzanna muncul di layar, Clift terpukau dan dalam hati sempat berharap suatu hari perempuan yang menjadi istrinya bisa seperti sang…
15 Warga Jadi Korban hingga Kuburan Disebut Hidup: Kesaksian Mas Amin tentang Dugaan Pesugihan Tukang Sayur
Pada 2002, Mas Amin yang saat itu baru lulus SMA tinggal di sebuah kampung yang kemudian mengalami rangkaian kejadian tidak biasa. Dalam radius yang berdekatan, ia mengingat ada sekitar 15 warga yang mengalami gangguan kejiwaan, meninggal, atau menghilang dengan pola yang menurut masyarakat terasa mirip. Semua bermula dari keluarganya sendiri ketika kakak laki-lakinya yang disamarkan…
Tirakat Demi Biaya Wisuda hingga Teror Gunung Padang: Kesaksian Kang Ikhsan tentang Perjuangan Sang Ibu
Pada 2005, Kang Ikhsan sedang berada di tahap akhir kuliah setelah melewati perjalanan pendidikan yang tidak mudah. Ia berasal dari keluarga petani dan sejak kecil sudah terbiasa berusaha membantu dirinya sendiri dengan berjualan permen, stiker, hingga kaus. Setelah kedua orang tuanya berpisah, Ikhsan tinggal bersama ibunya yang terus berusaha menyekolahkannya setinggi mungkin meskipun kondisi ekonomi…
