Tahun 2010, Mbak Yanti baru saja lulus sekolah ketika ayahnya mengirimnya ke sebuah asrama putri di Jawa Timur. Alasannya bukan sekadar supaya Mbak Yanti belajar lebih disiplin, tapi juga karena ada amanah terakhir dari almarhumah ibunya: Mbak Yanti diminta mondok, menimba ilmu, dan bertahan setidaknya tiga tahun. Di usia sekitar 14 tahun, jauh dari rumah,…
AJUDAN PEJABAT, JANDA KAYA, DAN PERJANJIAN NYI BLORONG: MAS ADEL HAMPIR DIJADIKAN TUMBAL
Mas Adel menjalani hidup sederhana sebagai pemilik toko listrik. Di depan tokonya, terpampang juga plang “terapi”—bukan karena ia mengaku sakti, tapi lebih sebagai ikhtiar membantu orang yang butuh, sebisanya. Suatu sore, seorang ibu datang belanja kabel dua puluh ribuan. Di sela Mas Adel mengukur kabel, si ibu memperhatikan plang terapi itu dan bertanya apakah Mas…
EPIK… RITUAL GUNUNG X YANG “JANJINYA” DUIT MILIARAN: KESAKSIAN MBAK NINA HAMPIR MENJUAL JANIN, TAPI YANG DIMINTA JUSTRU ANAK DI RUMAH
Mbak Nina mengenang tahun 2016–2017 sebagai periode hidup yang rasanya seperti dihajar tanpa jeda. Ia baru saja bercerai, tapi hubungan dengan mantan suaminya belum benar-benar putus. Masih ada sayang yang tertinggal—meski luka yang dibawa jauh lebih banyak. Pernikahan mereka dulu penuh masalah: perselingkuhan, kekerasan fisik, dan pertengkaran yang selalu berakhir dengan Mbak Nina yang jadi…
RUQYAH VS SANTET: EKSIMNYA PARAH SAMPAI KAYAK ULAR GANTI KULIT, TERNYATA “KIRIMAN” SILUMAN ULAR DARI DENDAM SENGKETA TANAH
Mbak Wanti mengira semuanya berawal dari kejadian sepele. Tahun 2000, ia masih anak SMP, hidupnya berjalan normal—sekolah, main sama teman, pulang sore. Keluarganya juga sedang ada di fase bangkit karena ayahnya diminta kakek untuk pulang kampung dan membantu meneruskan usaha ladang sayur milik kakek. Kakek saat itu sempat sakit keras. Ayah Mbak Wanti sebenarnya punya…
DARI SUBANG SAMPAI CILACAP, BU GURU INI NYARI DUIT DARI JIN: “BANK GHAIB” DAN UANG BIBIT YANG HAMPIR MENGAMBIL AYAM JAGO DI RUMAH
Bu Rima adalah guru SD di Jawa Barat. Bertahun-tahun ia hidup sederhana, ngajar dari 2003 sampai 2014 tanpa masalah yang benar-benar mengguncang. Ia juga terbiasa ikut kegiatan tawasulan bareng beberapa teman dekat, sampai akhirnya tahun 2015 datang seperti badai yang merobek semua ketenangan. Awalnya justru dari orang-orang yang sering datang ke rumahnya. Ada empat orang—semua…